ads 728X90

ads

TRENDING NOW

HOAX or NOT



Pt Solid Berjangka ~  Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyebut pemerintah sudah mengetahui dalang kerusuhan yang terjadi pada Selasa malam hingga Rabu dini hari di sejumlah titik di Jakarta.

"Kami sebenarnya sudah mengetahui dalang aksi tersebut dan aparat keamanan akan bertindak tegas," kata Wiranto saat konferensi pers di Media Center Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5).

Menurut dia, berdasarkan rangkaian peristiwa hingga kerusuhan pecah, pihaknya melihat ada upaya membuat kekacauan nasional. Hal itu, kata dia, terlihat dari pernyataan tokoh-tokoh yang kemudian menyalahkan aparat keamanan atas jatuhnya korban jiwa.

Wiranto melihat ada upaya membangun kebencian hingga antipemerintah. Padahal, kata dia, ada aksi brutal yang dilakukan kelompok lain selain pengunjuk rasa adalah preman bayaran.

"Mereka menyerang petugas, merusak asrama Polri di Petamburan, membakar sejumlah kendaraan, dan aksi brutal lain," katanya.

Namun, dalam penanganan pengunjuk rasa aparat keamanan tidak boleh menggunakan senjata api dan senjata lainnya yang dapat melukai masyarakat.

"Saya katakan tidak, jangan sampai diputarbalikkan. Pada saat menghadapi demonstrasi, aparat keamanan diinstruksikan Kapolri, Panglima TNI, untuk tidak bersenjata api. Senjata disimpan di gudang. Aparat menggunakan perisai dan pentungan sehingga tidak mungkin aparat keamanan membunuh rakyat aksi demo," kata Wiranto.

Ia juga menduga ada skanerio sehingga pemerintah akan melakukan investigasi terhadap kericuhan 22 Mei.

"Ada niatan atau skenario untuk membuat kekacauan dengan menyerang petugas, membangun antipati pemerintah dan membangun kebencian pemerintah yang sedang melakukan upaya kesejahteraan," kata Wiranto.

Wiranto juga menyebut pelaku kericuhan yang terjadi itu oleh preman-preman bayaran. [did]
baca Disclaimer




Baca juga
--------------------------------------------------------------------
https://www.ptsolidgoldberjangka.com/
https://www.pt-solidgoldberjangka.com/
http://www.inovasisolution.com/pt-solid-gold-berjangka-penipuan/
https://solidgoldberjangka.wordpress.com/tentang-solid-gold-berjangka/
https://www.kompasiana.com/rahmatputra_almakassari/aku-dan-pt-solid-gold-berjangka_552add1b6ea8346b18552d07
 





Solid Gold Berjangka ~ Polri memberlakukan status pengamanan Ibu Kota Jakarta masuk siaga 1 usai pengumuman Pemilu 2019 dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun Polri mempersilakan masyarakat melakukan aktivitas seperti biasa.

"Saya sampaikan status siaga 1 itu hanya untuk petugas. Kepada masyarakat lakukan kegiatan rutin sebagaimana biasanya," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Mochammad Iqbal di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5).

Akan tetapi, Iqbal meminta masyarakat hendak melakukan aktivitas di Ibu Kota menghindari ruas jalan Jenderal Sudirman maupun Muhammad Husni Thamrin. Sebab, area ini menjadi titik sentral massa melakukan aksi demonstrasi menolak hasil rekapitulasi Pemilu 2019.

"Kami juga, tapi kami imbau kepada masyarakat jauhi ruas jalan karena di sini adalah pusatnya Thamrin Sudirman akses ke lokasi ini. Karena itu dampak kemacetan dan kita tidak tahu hari ini ada inisiden atau damai. Kita doakan damai," ujar dia.

Seperti diketahui, sejak Selasa (21/5) siang massa menolak hasil rekapitulasi Pemilu 2019 melakukan unjuk rasa di depan kantor Bawaslu. Aksi damai itu berlangsung hingga pelaksanaan salat taraweh di depan kantor Bawaslu.

Namun kericuhan berujung bentrokan terjadi saat polisi berjaga membubarkan massa di depan kantor Bawaslu. Kericuhan terjadi hingga Rabu (22/5) dini hari.

Situasi di depan Bawaslu saat ini sudah kondusif. Massa yang hendak melakukan aksi demonstrasi mulai kembali berkumpul di depan kantor Bawaslu.

Dari hasil penyelidikan sementara polisi, massa yang terlibat bentrok dengan aparat merupakan kelompok bayaran. Hal itu setelah ditemukan sejumlah indikasi seperti ambulans berisi batu serta amplop berisi uang.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com [gil]


baca Disclaimer




Baca juga
--------------------------------------------------------------------
http://sgoldberjangka.com/pt-solid-gold-berjangka-waspadai-penipuan-berkedok-rekrutmen-karyawan-angkasa-pura-ii/
http://solid-goldberjangka.com/solid-gold-memahami-modus-operandi/
http://sgold-berjangka.com/pt-solid-gold-berjangka-ciri-cirinya-penipuan-investasi/
http://sgold-palembang.com/pt-solid-gold-berjangka-pengandaan-uang/
http://solidgold-berjangka.com/pt-solid-gold-berjangka-penipuan-modus-umroh/
 




Pt Solid Gold Berjangka ~ Depok, Broadcast mengenai isu begal bermodus pocong melalui pesan singkat WhatsApp merebak dalam beberapa waktu terakhir. Benarkah isi pesan tersebut?

Isu
Isu tersebut menyebar melalui broadcast pesan. Kemudian bergulir dari satu orang ke orang lain. Berikut isi pesan tersebut:

"Hati-hati ada begal menyamar jadi hantu, kalau ketemu begini lebih baik lanjut jangan kepo kalau dia di tengah jalan tanrak aja, gak usah takut setan bakal takut kalo ketemu manusia dan kalau di tabrak bakal hilang, TKP dekat margonda sebelum kuburan cina depok."

Pesan tersebut juga dilengkapi foto berupa pocong tergeletak di pinggir jalan.

Investigasi
detikcom melakukan penelusuran mengenai kebenaran isu tersebut. Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus mengatakan sejauh ini pihaknya belum pernah menerima laporan masyarakat terkait aksi begal dengan modus tersebut.

"Hasil koordinasi dengan Polsek Beji belum ada laporan terkait begal dengan modus menjadi pocong," kata Firdaus saat dikonfirmasi detikcom, Senin (8/5/2017). Jalan Margonda Raya, Depok, masuk dalam wilayah hukum Polsek Beji.

Firdaus juga menyebutkan bahwa di Jalan Margonda Raya tidak ada kuburan China seperti yang dituliskan di media sosial tersebut.

"Nggak ada kuburan China di Jl Margonda," tutur Firdaus.

Firdaus menyebut, informasi tersebut bohong. "Iya (hoax)," tegas Firdaus.

Hal yang sama diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho. "Belum ada LP (laporan polisi) terkait modus demikian di Polresta Depok," ucap Teguh.

Teguh menyebut, begal adalah sebutan masyarakat umum untuk aksi pencurian motor disertai kekerasan. Modus yang biasa digunakan begal adalah dengan memepet korbannya, lalu menyerang korban, baik dengan senjata tajam dan lainnya, untuk merampas motor korban.

Kesimpulan


Heboh Kabar Begal dengan Modus Pocong di Margonda DepokFoto: Tim infografis detikcom
Pesan singkat mengenai begal dengan modus pocong di Jl Margonda Depok itu hoax.
(mei/fjp)
baca Disclaimer





Baca juga
--------------------------------------------------------------------
http://www.sg-insight.com/index.php/en/
https://etrade.sgberjangka.com/login.php
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.solidgoldberjangka.tradepro
https://demo.sgberjangka.com/login.php


 




Pt Solid Berjangka ~ Sebagian orang sering mengaitkan antara lebat atau tidaknya bulu hidung dengan jumlah kotoran hidung yang ada di dalam hidung. Konon, semakin lebat bulu hidung seseorang maka akan semakin banyak jumlah produksi kotoran hidungnya.
Bulu hidung sendiri merupakan istilah populer untuk menyebut rambut-rambut halus yang tumbuh di rongga hidung.

Lantas, apakah ada kaitannya antara bulu hidung yang lebat dengan banyaknya kotoran hidung seseorang? Saat dihubungi via telepon oleh detikHealth baru-baru ini, dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, dari dari D&I Skin Center Denpasar menuturkan bahwa pada dasarnya tidak ada kaitan antara kedua hal tersebut.

"Ini variasi tiap orang, kayak ada yang kumisnya tebel, ada yang tipis," tuturnya.

Menurutnya, hal ini dikarenakan pada dasarnya bulu hidung baik yang tipis maupun lebat memiliki fungsi yang sama yakni untuk menyaring udara yang masuk.

Bulu hidung secara garis besar berfungsi untuk menyaring kotoran yang masuk ke dalam lubang hidung. Kotoran yang tersaring kemudian bercampur dengan lendir yang diproduksi oleh membran mucus dalam hidung. Lama kelamaan, lendir akan mengering yang kemudian akan menghasilkan apa yang sering disebut dengan upil.

Beberapa waktu lalu, dr Rusdian Utama Roieslani, SpTHT-KL dari RS Gandaria menuturkan berbagai hal yang bisa membuat seseorang memiliki banyak kotoran hidung. Salah satunya karena udara yang lembab sehingga lendir cepat mengering, operasi sinus, atau karena Rhinitis ozaena. Sedangkan untuk lebatnya bulu hidung, dr Rusdian tidak menyinggung tentang hal itu.


Kesimpulan
Tidak ada kaitan yang kuat antara lebat atau tidaknya bulu hidung dengan jumlah kotoran hidung yang ada di dalam hidung.






baca Disclaimer


Baca juga
--------------------------------------------------------------------
https://www.ptsolidgoldberjangka.com/
https://www.pt-solidgoldberjangka.com/
http://www.inovasisolution.com/pt-solid-gold-berjangka-penipuan/
https://solidgoldberjangka.wordpress.com/tentang-solid-gold-berjangka/
https://www.kompasiana.com/rahmatputra_almakassari/aku-dan-pt-solid-gold-berjangka_552add1b6ea8346b18552d07